Type something and hit enter

author photo
By
Cara Mengatasi Barang Impor Yang Tertahan di Pabean - Halo.., Apa kabar juragan importir? Semoga semua dalam keadaan sehat dan bisnisnya tetap lancar yah. Oh yah, kali ini pabeja akan sedikit share tentang masalah klasik yang sering dialami pebisnis impor. Seperti yang kita tahu, bahwa sekarang ini import barang sudah sangat ketat dalam segi hal keamanan dan administrasi kelengkapan dokumen. Jika sedikit saja salah prosedur, pasti akan berimbas pada bisnis kita.


Nah, pada kesempatan ini Pabeja mendapatkan solusi yang mungkin bisa membantu para importir semuanya. Cara ini saya ambil dari salahsatu penyedia jasa importir terpercaya. Langsung saja kita simak caranya berikut ini.

Alasan dan Tata cara menangani barang yang tertahan di Pabean

"Kenapa barang import tertahan di kawasan pabean dan tidak bias keluar sampai gudang pemilik barang?"

Masalah barang import yang tertahan di pabean adalah masalah yang sering terjadi dalam kegiatan importasi dan juga sering di alami para Pengusaha, dan Pedagang yang melakukan hal tersebut biasa kita sebut sebagai Importir.

Baca juga: Importir Indonesia Menjerit Gara-gara Redline

Kejadian tersebut merupakan kejadian yang sangat tidak diinginkan oleh para pengusaha, apalagi yang kurang mengerti aturan administrative yang berlaku di Negara kita. Biasanya ketidaktahuan mereka itu kemungkinan  karena selama ini sudah merasa nyaman untuk proses importasi secara praktis.

Biasanya hal tersebut prosesnya telah di serahkan kepada beberapa Pengusaha perusahaan penyedia jasa angkutan Importasi. Bukan tanpa alasan, tentunya jika dengan cara tersebut biayanya jauh lebih murah dibanding dengan mandiri. Dalam biaya pengiriman barang di tanggung oleh beberapa Importir (Dalam 1 Container pemilik barang lebih dari 1 importir). Sehingga beban biaya shipping line dan biaya gerakan extra bias di pangkas seminimal mungkin.

Tapi saat ini semua perusahaan Jasa Pengiriman Import sudah banyak yang tutup tidak beroprasi karena banyak permasalahan dengan aturan admistratif di Negara kita tentang Importasi ataupun Exportasi yang sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal import barang. Sebab dalam hal ini pemerintah mengupayakan agar setiap pengusaha Importir tidak menggunakan jasa calo untuk dalam kegiatan importasi. Disarankan para pengusaha importir untuk mengurus perijinan sendiri dalam kegiatan impor barang yang diperdagangkan.

Dari permasalah di atas, penyebabnya karena banyak importir yang kurang memahami sepenuhnya dengan permasalahan administrative peraturan import maupun export di Negara ini. Sehingga terjadilah permasalahan seperti berikut:

  • Barang tertahan di kawasan pabean karena tidak memiliki perizinan Import.
  • Barang tertahan di kawasan pabean karena tidak melengkapi Lartas pelengkap perijinan Import.
  • Barang tertahan di kawasan Pabean karena ulah beberapa oknum yang kurang bertanggung jawab.

Dari semua permasalahan yang timbul tersebut terdapat dampak negative bagi para pengusaha impor, yaitu tetundanya barang yang membuat rugi para importir. Mereka merasa rugi karena sudah membeli barang komoditi perdagangan mereka, tapi malah tertahan dan uang tidak bisa kembali.

Bahayanya lagi banyak perusahaan kecil gulung tikar karena modal habis bukan karena hilang ataupun kerampokan, dan kembali lagi karena kurang paham dalam hal administrative importasi.

"Bagaimana mendapatkan barang impor yang tertahan tersebut?"

Menurut pakar impor barang yang kunjungi, mereka mengatakan “Jangan khawatir” jika barang tertahan di kawasan pabean. Dan jangan takut barang hilang atau dikuasai oleh pemerintah karena semua itu bisa di proses dengan aturan berikut ini:
  • Prosess Re Export ke Negara Asal dengan tujuan akan di Impor kembali dengan cara melengkapi kekurangan perijinan kembali, dan akan prosess import setelah perijinan lengkap sesuai administrative.
  • Prosess Re Export ke Negara Lain dikarenakan barang dijual ke pembeli di Negara lain untuk langsung di pindah tangankan.
  • Prosess Re Export ke Negara Asal dengan tujuan barang di kembalikan ke pabrik dan tidak akan di import kembali ( Batal Pembelian )
  • Prosess di BDN karena importir merasa barang tersebut sangat bernilai rendah, karena biaya Re Export lebih besar daripada Nialai Barang tersebut.
Bagaimana Bos, Sudah cukup jelas kan? So, jangan khawatir lagi jika terjadi hal barang impor tertahan di pabean, karena sekarang sudah ada solusinya. Dan jika masih belum lengkap informasinya silahkan hubungi bagian yang lebih kompeten dalam hal ini. Terima kasih.

Baca juga: Trik Marketing Sederhana yang Bikin Usaha Makin Laris Manis

Silahkan berkomentar dengan bijak, tanpa unsur pornografi dan provokasi. Terima kasih sudah berkunjung ke web sederhana ini

Click to comment