Peluang Bisnis Wirausaha Makanan Gerobak, Harga Murahan tapi untung Jutaan | PABEJA BLOG

Type something and hit enter

author photo
By
Jika kita perhatikan, kini semakin banyak orang yang membangun bisnis usaha jajanan makanan dengan gerobak. Jangan kita anggap sepele para penjual makanan gerobak ini, karena semuanya merupakan awal dari proses wirausaha. Segala wirausaha yang diniatkan dengan tekun dan terencana tentunya akan membuahkan hasil yang baik. Tidak perduli lingkungan kelas maupun target pasar. Semua dapat disesuaikan dengan apa yang akan kita niatkan pada saat memulai langkah wirausaha jaulan makanan jajanan gerobak.

Bismis Wirausaha Makanan Gerobak

Memulai Bisnis Makanan Jajanan Gerobak

Seperti halnya bisnis lainnya yang membutuhkan modal besar, bisnis makanan ala gerobak juga membutuhkan beberapa persiapan sebelum memulai usaha. Persiapan yang perlu diperhatikan antara lain sebagai berikut :

Pilih menu makanan yang memang cocok ditawarkan dengan menggunakan gerobak. Seperti siomay,bakso, mie ayam, soto, ketoprak, nasi goreng, empek-empek, bubur ayam, sate ayam, serta masih banyak lagi lainnya. Agar menarik konsumen, tawarkan sesuatu yang khas atau unik pada produk Anda.

Mengumpulkan berbagai informasi yang berhubungan dengan ide bisnis yang akan Anda jalankan. Misalnya mencari informasi tentang resep cara pembuatan makanan, jumlah modal yang dibutuhkan, harga produk yang ada di pasaran, besarnya persaingan pasar, dll.

Mempersiapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk modal usaha. Untuk menjalankan usaha makanan dengan gerobak, peralatan yang paling penting adalah gerobak yang menarik, alat masak (kompor/tungku, wajan, atau panci), serta alat makan (piring/mangkok, gelas, sendok dan garpu).

Memilih lokasi usaha yang strategis. Walaupun bisnis makanan ala gerobak tidak membutuhkan tempat usaha yang permanen, namun sebaiknya Anda menentukan lokasi mana saja yang akan Anda lewati. Misalnya seperti di kawasan pemukiman padat penduduk, sekolah, kampus, perkantoran, pasar, serta tempat ramai lainnya asalkan tidak mengganggu ketertiban.

Rasa dan penyajian produk yang baik. Agar cita rasa makanan yang Anda tawarkan terjamin kualitasnya, hal yang paling penting adalah memilih bahan baku yang benar-benar segar. Usahakan untuk belanja bahan baku setiap hari, sehingga bahan yang digunakan kondisinya masih bagus.



Target Pasar

Yang menjadi sasaran bisnis makanan ala gerobak ini rata-rata adalah masyarakat dari kalangan menengah kebawah. Hal ini dikarenakan harga makanan yang ditawarkan biasanya jauh lebih murah dari makanan yang ada di restoran atau rumah makan pada umumnya.

Berikut ini contoh analisis salahsatu usaha jajanan gerobak makanan Siomay

Modal relative kecil, namun memiliki keuntungan besar. Berikut analisis usaha siomay.
# Modal
Gerobak @Rp 1.000.000
Peralatan @Rp150.000
Lain-lain @Rp 50.000                    (Total @Rp 1.200.000)

# Biaya Operasional per 30 hari
Bahan baku                          Rp 400.000 x 30 @Rp 12.000.000
Gas elpiji                               Rp 20.000 x 30 @Rp 600.000
Minyak goreng                    Rp 40.000 x 30 @Rp 1.200.000
Plastik dan lain-lain           Rp 20.000 x 30 @Rp 600.000        (Total @Rp 14.400.000)

·         Harga siomay Rp 1.000 x 1000 buah @Rp 1.000.000 (dalam 30 hari @Rp 30.000.000
·         Keuntungan Bersih = Keuntungan selama 30 hari - (operasional 30 hari + modal awal) รจ yaitu Rp 30 Juta - (Rp 14.400.000+ Rp 1.200.000) =Rp 14.400.000
·         Keuntungan bersih Rp 14.400.000 (diawal dagang)

Keuntungan bisnis makanan gerobak

Menjalankan bisnis makanan dengan gerobak tentunya memberikan banyak keuntungan bagi para pelakunya, mulai dari modal awal yang relatif terjangkau, mobilitasnya yang cukup tinggi karena gerobak mudah dipindahkan untuk mencari lokasi yang strategis, masa kembali modal lebih cepat daripada bisnis makanan lainnya. Serta bisa dijadikan sebagai salah satu peluang usaha jangka panjang, karena banyak pengusaha makanan ala gerobak yang saat ini sukses membuka restoran atau warung makan hingga mengembangkannya dengan sistem kemitraan.

Kendala bisnis makanan gerobak

Disamping memberikan banyak kelebihan, menjalankan usaha makanan ala gerobak ternyata memiliki resiko bisnis yang terkadang menghambat jalannya usaha. Masalah yang sering dialami yaitu adanya kemungkinan terkena penertiban petugas tramtib. Oleh karena itu bagi Anda yang berjualan di sekitar pasar atau pusat keramaian lainnya, perhatikan lokasi mana saja yang tidak diperbolehkan untuk berdagang. Sehingga Anda tidak repot dikejar-kejar para petugas tramtib.

Strategi Pemasaran Bisnis Makanan Gerobak

Strategi pemasaran yang paling efektif untuk bisnis ini adalah mempromosikannya dari mulut ke mulut. Strategi ini akan lebih mudah jika usaha yang Anda jalankan memiliki keunikan tersendiri dan cita rasa yang ditawarkan memberikan kepuasan kepada para pelanggan. Selanjutnya Anda juga perlu membangun brand image untuk menciptakan loyalitas konsumen, salah satunya dengan menciptakan cirri khas tertentu Agar bisnis Anda mudah dikenali masyarakat luas. Contohnya saja seperti para pedagang bakso yang identik dengan suara khas dari mangkoknya, atau para pedagang sate Madura yang selalu berteriak “te sate” untuk menanamkan image produk pada para konsumennya.

Promosi lainnya dapat dilakukan dengan membuat tampilan gerobak yang menarik. Hal tersebut akan menarik minat konsumen, sehingga mereka penasaran dan tertarik untuk mencoba menu makanan yang Anda tawarkan.

Intinya dalam memulai usaha itu ialah adanya usaha yang terencana. Walaupun kita berwirausaha dalam berjualan makanan gerobak, tentunya harus mampu memberikan servis yang terbaik pada setiap konsumen kita.